CSS : Internal, Eksternal, Inline
Inline, External, Internal Of Cascading StyleSheet(CSS)
CSS, atau Cascading Style Sheets, adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengontrol dan mendefinisikan tata letak serta tampilan dari elemen-elemen pada halaman web. Dengan bantuan CSS, pengembang web dapat mengubah warna, font, ukuran, dan posisi elemen-elemen HTML secara terperinci. CSS memungkinkan desainer web untuk memisahkan struktur dan konten dari presentasi, memungkinkan mereka untuk membuat tampilan yang konsisten dan menarik di seluruh situs web. Salah satu keunggulan utama dari CSS adalah kemampuannya untuk menerapkan aturan gaya secara terpusat. Ini berarti Anda dapat mendefinisikan gaya sekali dan menerapkannya ke banyak elemen sekaligus. Hal ini sangat berguna ketika Anda memiliki situs web dengan banyak halaman, karena Anda hanya perlu mengubah satu file CSS untuk mempengaruhi seluruh situs.
A. Inline CSS
Inline CSS diterapkan langsung pada elemen HTML menggunakan atribut style. Ini adalah cara paling langsung untuk menerapkan gaya pada suatu elemen.
Contoh penggunaan inline CSS:
NOTE!! CSS ditulis sebagai nilai dari atribut style dalam elemen HTML.
B. External CSS
External CSS memungkinkan Anda untuk menaruh kode CSS dalam file terpisah dari file HTML. Ini memisahkan struktur dan konten dari presentasi, yang membuatnya lebih mudah untuk memelihara dan memperbarui desain pada situs web yang lebih besar.
Contoh penggunaan external CSS:
- NOTE!!
- Di file HTML, Anda menggunakan tag
<link>untuk menghubungkan file CSS eksternal. - Kode CSS ditempatkan di file terpisah (dalam kasus ini, external
.css).
C. internal CSS
Internal CSS merujuk pada penggunaan CSS di dalam tag <style> yang terletak di bagian <head> dari halaman HTML.
Contoh penggunaan internal CSS:
- NOTE!!
- 1. CSS dituliskan di dalam tag
<style> di bagian <head> dari halaman HTML.
- 2. Pemilihan elemen (seperti
body atau h1) diikuti dengan properti dan nilainya (seperti font-family: Arial, sans-serif; atau color: blue;).
- NOTE!!
- 1. CSS dituliskan di dalam tag
<style>di bagian<head>dari halaman HTML. - 2. Pemilihan elemen (seperti
bodyatauh1) diikuti dengan properti dan nilainya (sepertifont-family: Arial, sans-serif;ataucolor: blue;).
Perbedaan Utama:
- 1. Inline CSS diterapkan langsung pada elemen menggunakan atribut style.
- 2. External CSS ditempatkan dalam file terpisah dengan ekstensi
.css, kemudian dihubungkan dengan tag <link> di file HTML. - 3. Internal CSS didefinisikan di dalam tag <style> di bagian <head> HTML.
.css, kemudian dihubungkan dengan tag <link> di file HTML.





Ngeri puhh
BalasHapus